Tetesan Keajaiban
Saya suka
hujan, bukan, bukan hanya suka, saya cinta hujan! Setiap hujan turun entah
mengapa perasaan saya menjadi tenang, dan banyak pikiran imajinatif yang
terlintas. Setiap tetesannya terdengar merdu di telinga, sehingga saya menyebutnya tetesan keajaiban. Bagaimana dengan anda?
Ternyata perasaan
damai dan pikiran imajinatif itu bukan hanya ciptaan pikiran saya sendiri,
tetapi memang hujan menimbulkan efek – efek tersebut. Berikut ini ada beberapa
fakta tentang hujan yang ingin saya bagikan :
1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam
1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam
2. Air
jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus
yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan
kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau
andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi
seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi
kehancuran setiap turun hujan.
3.
Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter
4. Efek
yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut
sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm
5. Awan
hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter
6. Dalam
satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi
7. Jumlah
ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan
jumlah ini akan mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang
berdasarkan “takaran”.
8.
Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik
9. Kalau
butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di
bekukan di freezer/kul_kas.
10. Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan
mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.
11. Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan
ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk
me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah,
para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa
didengar oleh mereka yg rindu”.
Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia
biasanya mendapatkan inspirasi.
Fakta – fakta diatas membuat saya makin tertarik dengan
hujan. Setiap hujan turun menurut saya mendatangkan kebahagiaan bagi alam yang
terkena tetesannya. Dan betapa indahnya, bila setiap pribadi manusia bisa
meniru hujan, mendatangkan kebahagiaan bagi sekitarnya dengan tulus, seperti tiap tetesan hujan yang turun tanpa paksaan.
with love,
Jenet
Tidak ada komentar:
Posting Komentar